MUTIARA YANG HILANG
DIMAKAN WAKTU
Bila kuingat kembali masa – masa indah melayani Tuhan di PMK UNCEN seakan aku ada di masa itu.
Kupikir kusedang bekerja sambil mencucurkan keringat
Kupikir kusedang berdoa sambil mencucurkan air mata
Kupikir kusedang bekerja dan
Kupikir kusedang bercanda gurau dengan adik – adik kekasih yang manja belia
Kumencoba untuk mengenang kembali dan ingin kembali ke masa lalu
Tetapi masa lalu suda lalu dari ku
Sejenak kuberpikir aku bukan yang dulu lagi aku adalah aku yang sekarang
Yang kudapati dari pemikiran itu adalah hanyalah nilai dari mutiara
Benar nasa – nasa itu adalah kesempatan
Namun karena kesempatan … Karena kesempatan
Benar kata orang kesempatan hanya sekali
Aku terus mencoba untuk menggali kembali mutiara yang pernah kudapati
Tetapi yang kudapati kini adalah nilai dari mutiara tersebut
Memang kesempatan itu adalah mutiara bagiku
Setelah kumelihat mutiara itu telah menjadi pribadiku
Akuberpikir aku harus mencarimutiara yang belum pernah kudapati
Namun mutiara itu telah hilang dimakan waktu
Sejenak aku menghayal ada suara yang berkata
Pergi…….. ! bawalah mutiara Ku itu dan bagikan ke orang lain karena orang lain membutuhkan mutiara yang ada padamu.
Tetesan air mata berlinang dan jatuh dipipiku karena terharu daya khayalanku
Setelah itu terasa legah karena penguatan dari khyayalan tadi
Kemudian aku dengan lantang berkata
Aku akan pergi !
Aku akan pergi !
Aku akan pergi !
Aku akan pergi Tuhan ! karena orang lain sedang menunggu mutiara yang akan kubagikan
Selamat tinggal tempatperjuanganku
Selamat tinggal kawan seperjuangan
Selamat tinggal tempat yang kaya akan mutiara
Selamat tinggal PMK UNCEN
Hanyalah pesan yang kutinggalkan bagimu setialah dalambekerja menggali mutiara karena pada saatnya kamu akan mendapatimutiara itu menjadi pribadimu.
Ingat firman Tuhan I Korintus 15 : 58
Amoye pekei, s.sos
AKU MENCINTAIMU
Sebenarnya aku tahu arti kata Cinta
Tidak pantas bagiku berkata cinta kepadaMU
Karea dalam hatiku paling dalam aku menyadari bahwa aku adalah manusia
Kadang ku berkata namun lakuku tidak sesuai dengan kataku
Kataku terhadap lakuku saja demikian apalagi kataMu dengan lakuku
Aku
Aku lemah
Aku kurang
Aku Bodok
Lebih dari itu aku Berdosa
Demikianlah hakekat diriku dan kusadari itu bahwa aku adalah manusia
Kadang dengan diriku saja tidak kuperhatikan
Akan ditafsir kasar kondisi ini kurang kumencintai diriku
Banyak kesakitan hati yang dirasakan oleh orang lain bahkan sering menjadi batu sandungan bagi orang lain.
Kekasih ku sering ku menyakiti
Karena hakekatku sebagai manusia
Cintah Mu lembut dan menusuk dan bekerja dengan teratur dari dalam keluar.
Sungguh cintamu menyempurnakan cintaku dengan sesamaku
Menyempurnakan cinta dengan kekasihku
Dan menyempurnakan hakekat diriku menjadi hakekat manusia menurutMu
Ketika CntaMU menyelimutiku kusadari hakekat dirimu
Ku diajari bagaimana melihat diriku seperti Kau melihat diriku
Tidak akan terhalang karena kekurangan, kelemahan, kebodohan bahkan dosaku untuk segalah rencanamu terjadi dalam diriku.
Karena Cinta dan rencanamu kekal bagiku
Aku mencintai MU